Rabu, 24 Mei 2017

Kompetisi Toyota Eco Youth (TEY) Ke-10 Diikuti Lebih dari 500 SLTA di Indonesia



Seperti tahun sebelumnya, pada tahun 2016 ini Toyota menyelenggarakan program Toyota Eco Youth (TEY) ke-10. Jumlah peserta TEY dari tahun ke tahun terus meningkat. Buktinya, pada penyelenggaraan TEY yang ke 10 ini, telah tercatat sebanyak 539 SMA dan SMA yang berasal dari 27 provinsi di Indonesia ikut berpartisipasi. 

Jumlah tersebut melampaui target yang diberikan oleh pihak Toyota sendiri. Sebelumnya, pada tahun 2015 tercatat sebanyak 438 SLTA ikut berpartisipasi. Pencapaian yang sangat baik tersebutu tidak hanya jumlah pesertanya saja melainkan juga proposal yang masuk. 

Proposal yang masuk dalam TEY ke-10 mencapai angka 2.534 proposal yang berasal dari dua ketegori yang berbeda, science dan juga social movement. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang lalu yang tercatat 1.709 proposal. 

Hiroyuki Fukui selaku President Director PT Toyota-Astra Motor menyatakan apresiasinya terhadap antusias para pelajar SMA dan SMK yang turut serta dalam kompetisi TEY ke-10. Fuki mengatakan jika hal tersebut sanglah bagus karena bisa dibilang semakin banyak pelajar yang akan menjadi generasi penerus yang makin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. 

Fuki juga menyebutkan jika Toyota akan terus mendukung dan berkontribusi untuk menumbuhkan semangat peduli lingkungan pada semua masyarakat di Indonesia, khususnya untuk para generasi muda. Tidak lupa Fukui mengucapkan selamat kepada pemenang yang telah diseleksi dengan ketat. 

Acara Awarding Ceremony TEY yang ke 10 berlangsung di Sasana Krida, TMII, Jakarta. Dari total seluruh proposal yang masuk telah diseleksi menjadi 25 finalis terbaik. Dari jumah tersebut diambil 15 dari kategori science dan 10 untuk social. Semua finalis tersebut berhasil menyelesaikan realisai proyek lingkungan dan sudah mendapatkan penilaian dari dewan juri yang terdiri dari manajemen Toyota Indonesia beserta dengan beberapa tokoh yang berkaitan. 

Pemenang dibagi menjadi dua kategori, science dan social serta Best of The Best. Dan masing-masing juara akan mendapatkan imbalan yang setimpal. Masing-masing kategori, juara satu berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 70 juta, juara kedua adalah Rp 50 juta dan yang ketiga adalah Rp. 30 juta. Ada satu lagi Best of The Best akan mendapatkan hadiah tambahan berupa pelatihan lingkungan hidup di Jepang. 

Dan dalam TEY ke-10 tersebut pemenangnya, kategori Science, SMK PGRI Karawang sebagai juara 1, SMAN 34 Jakarta juara 2, dan SMAN 1 KOBA juara 3. Sementara itu, untuk Kategori Social, SMAN 1 Blora sebagai juara 1, SMAN 19 Bandung juara 2, serta MAN Model Banda Aceh juara 3. Dan Best of the Best diraih oleh SMK PGRI Karawang. 

Melalui kompetisi tersebut, sebuah konsep Ecosociopreneur yang sudah dilakukan oleh Toyota akan ditransformasikan kepada para pelajar SMA dan SMK yang akan menjadi generasi penerus. Misalnya adlah "Asuransi Sampah" yang tengah dilakukan "Eco-Hero" bernama Dr. Gamal Albinsaid. Hal ini dilakukan agar jiwa kewirausahaan yang mereka miliki juga tetap memperhatikan aspek sosial, khususnya dalam mengembangkan upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan dan jangka panjang.


Kamis, 18 Mei 2017

Berbagai Dampak Dari Shockbreaker Yang Lemah



Seluruh komponen pada mobil Toyota Anda memiliki peranannya masing-masing. Salah satunya adalah shockbreaker yang berfungsi untuk menahan ayunan bobot kendaraan. Karena bekerja cukup keras, komponen ini bisa membuat kinerjanya menurun seiring berjalannya waktu. Jika sampai tak terdeteksi kerusakan pada shockbreaker, maka akan mempengaruhi berbagai komponen mobil lainnya.

“Biasanya kerusakan shockbreaker akan berdampak pada lima komponen yang terkait dengan sistem kaki-kaki,” ujar Edy Widodo, Technical Advisor sebuah merek mobil di Kebon Jeruk.

Upper-mounting shock absorber menjadi salah satu komponen mobil yang ikut terkena dampak dari shockbreaker yang lemah. Komponen ini berfungsi mengikat shockbreaker ke rangka mobil. Jika shockbreaker lemah, maka mobil tak akan mampu menahan guncangan dengan baik. Terlebih saat melintasi jalanan yang terjal atau rusak parah dan menabrak gundukan tiba-tiba. Shockbreaker tak akan mampu meredam tumbukan tersebut dengan baik dan menyebabkan upper-mounting menerima dampak tubrukan secara langsung. Hal ini pun akan menyebabkan karet di upper-mounting pecah.

Shockbreaker Mobil yang sudah lemah akan memiliki jarak main yang lebih panjang dibandingkan dengan yang masih dalam kondisi baik. Jarak main yang lebih panjang akan menyebabkan gerak lower arm otomatis mengayun lebih jauh dari kondisi normal. Kondisi ini tak akan mampu ditahan oleh karet brushing lower dan akan membuatnya pecah karena tak mampu menahan toleransi elastisitasnya. Karet lower arm yang pecah akan menimbulkan getaran pada lower arm. Permasalahan ini pun akan mempengaruhi komponen lain seperti cross member.

Kemudian ada pula connecting rod stabilizer shock absorber yang berfungsi untuk menghubungkan Shockbreaker dengan stabilizer Shockbreaker. Sedangkan stabilizer Shockbreaker itu sendiri memiliki fungsi untuk menyelaraskan gerak antara Shockbreaker kanan dan kiri. Connecting rod stabilizer akan mendapat dampak buruk akibat dari Shockbreaker yang lemah. Hal ini bisa terjadi karena salah satu komponen dari connecting rod stabilizer menempel pada Shockbreaker. 

Ban juga bisa terkena dampak buruk dari Shockbreaker yang lemah. Jika Shockbreaker terus dibiarkan dan tak segera ditangani maka akan merusak kondisi ban karena tergerus di beberapa bagian yang menyebabkan ban jadi bergelombang. Hal ini terjadi akibat dari daya traksi ban ke jalan saat mobil berjalan tidak kontinyu. Ban pun perlu mendapatkan pergantian karena ban yang bergelombang bisa membuat laju mobil tak stabil. Di samping itu, ban akan membahayakan aktifitas kemudi Anda.

Kamis, 11 Mei 2017

Simple, Sporty, dan Elegan, Modifikasi Toyota All New Kijang Innova



Seperti yang telah kita ketahui, mobil Kijang Innova merupakan salah satu mobil legendaris yang telah menemani keluarga Indonesia dengan waktu yang lama.

Jikalau di lihat dari sisi ekasteriornya, pada mobil ini memang terlihat lebih stylish dan futuristik. Hal tersebut dapat di lihat dari bagian depan New LED Projector Headlamp yang mampu memberikan pencahayaan yang sangat terang. Kemudian juga rear bumpernya yang agak lebih besar dari generasi sebelumnya sehingga nampak lebih sporty. Perubahan perubahan juga di lakukan pada semua agar all new kijang innova lebih sporty.

Versi terbaru dari mobil Toyota All New Kijang Innova ini memiliki perubahan yang sangat signifikan terhadap styling eksterior untuk memberikan tampilan yang lebih modern. Dari design depan mampu memancarkan penampilan lebih agresif ditambah dengan grill depan berukuran besar yang disisipkan sebuah badge Toyota di tengahnya. Seluruh komponen luar meliputi bumper, lampu depan dan belakang tak luput dari sasaran desain ulang, sehingga tampak lebih modern dan kekinian.

Wien Tawar Gayo merupakan salah satu pecinta Toyota yang sangat kreatif dan selalu melakukan modifikasi cantik pada mobilnya. Pada edisi yang lalu, Gayo, sapaan akrabnya, masuk ke dalam Car and Tuning Guide dengan Nissan March memiliki gaya Rally Look miliknya. Ternyata, saat ini Gayo telah memiliki ‘mainan baru’ yang tak kalah cantiknya.  Yaitu mobil Toyota All New Kijang Innova. 

Mainan baru Gayo ini adalah Toyota All New Kijang Innova yang ternyata sudah dimodifikasi juga. Namun, karena dipakai untuk kegiatan harian, modifikasi yang dilakukan cukup simple. Gayo yang tergabung dalam komunitas pecinta Rally Look Indonesia ini mengganti velg aslinya dengan velg OZ Racing Crono yang sebelumnya adalah milk Mitshubishi Outlander kepunyaanya yang dulu. 

Seperti yang telah kita ketahui, mobil Kijang Innova merupakan salah ssatu mobil legendaris yang telah menemani keluarga Indonesia dengan waktu yang lama.

Alasan Gayo memodifikasi dengan velg tersebut agar tampilan dari All New Kijang Innovanya tidak terlalu formal. Hasilnya, memang tunggangannya yang sekarang ini lebih terlihat sporty. Tetapi, Gayo lama-kelamaan bosan dengan velg tersebut, iapun selanjutnya datang ke sebuah gerai velg Auto Distro di daerah Cipete, Jakarta Selatan. 

Di gerai tersebut, Gayo memilih sebuah velg yang cukup garang yang memang diambilnya agar All New Kijang milknya jadi terlihat lebih gagah. Velg tersebut adalah velg Enkei Sport Tarmac, sedangkan bannya sendiri Achilles Desert Hawk 235/65R17. Velg dan ban terpasang dengan keren. Sedangkan suspensinya sendiri dibiarkan seprti semula karena memang Gayo mempertahankan kenyamanan yang selama ini didapatkannya. 

Setelah velg, Gayo akhirnya juga melakukan modifikasi pada mesin. Sebuah mesin diesel anyar menjadi pilihan Gayo agar performanya jadi lebih maksimal. Lalu untuk meningkatkan akselerasi pada mesin, Gayo memang filter udara K&N dan juga piggyback Datek Unichip Q+ PnP, hasilnya, tidak terlalu buruk. Selain melakukan modifikasi velg dan mesin, Gayo juga sedikit melakukan perubahan pada interiornya dengan beberapa aksesoris. Sekarang, Toyota All New Kijang Innova miliknya jadi terlihat sporty dan mewah. 

Jumat, 05 Mei 2017

Toyota Yaris Targetkan Penjualan 1.400 Unit Sebulan

PT Toyota Astra Motor (TAM) baru saja mengeluarkan produk baru di segmen kendaraan hatchback. New Yaris baru termasuk varian anyar Heykers, meluncur secara resmi, Kamis (3/11). Total ada delapan tipe New yaris yang dipasarkan Toyota Indonesia.

“Dengan berbagai kelebihannya, menjadikan New Yaris Heykers sebagai hatchback yang  modern, sporty sekaligus adventurous serta aman dikendarai untuk berbagai medan jalan. New Yaris Heykers memberikan sensasi berkendara yang berbeda,” tambah Fukui.

"Sejalan dengan semangat Let's Go Beyond Toyota, New Yaris Heykers merupakan hasil rancangan dan karya anak bangsa dari team Product Planning Division-TAM Design. Dan telah disetujui oleh oleh principal (Toyota Motor Corporation). Kehadiran New Yaris Heykers ini diharapkan mampu memperkuat posisi penjualan TAM di segmen Hatchback," ujar Hiroyuki Fukui, President Director PT. Toyota Astra Motor.

Untuk hatchback anyarnya ini Toyota menargetkan penjualan yang tidak terlalu tinggi dan muluk. "Proyeksi kami masih sama, di angka 1.400 unit per bulan," kata Deputy Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto dalam peluncuran Yaris Heykers, Kamis, 3 November 2016.

Saat ini Toyota Yaris menempati posisi kedua di segmen hatchback, data dilihat erdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia. Sepanjang Januari-September 2016, Yaris tercatat telah meraih penjualan sebanyak 11.800 unit. 

Menurut Fransiscus Soerjopranoto sendiri Toyota memilih mematok target yang moderat, karena melihat  kondisi penjualan mobil yang belum terlalu bergairah. Namun tentu ada harapan bahwa varian Yaris Heykers dapat terjual lebih banyak dibandingkan varian Yaris lainnya. "Sehingga volume penjualan kami stabil."

Untuk varian Heykers, Toyota memprediksi  volume penjualannya bisa mencapai 500-650 unit sebulan. Diikuti Yaris TRD (400 unit), dan dua varian Yaris tipe E dan G (300-400 unit).

Yaris Anyar new Yaris dan Heykers menggunakan 2NR-FE berkubikasi 1.496 cc dengan teknologi dual VVT-i. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda depan lewat transmisi manual lima percepatan atau CVT sequential 7-percepatan.

Ubahan dilakukan pada bagian Ground clearance new Yaris Heykers, yang mana dibuat lebih tinggi 35 mm dibandingkan new Yaris menjadi 184 mm. Ini sebagai akibat dari konsekuensi dari penerapan TRD Suspension (+20) dan ban berprofil 195/55 R16. 

"Kami bekerja sama dengan TRD Indonesia mengembangkan suspensi khusus. Selain itu kami juga memilih karakter ban yang sesuai dengan mobil," kata Deputy Division Head Product Planning & Development Sutrimono. 

Pihak TAM mengatakan meskipun memiliki ground clearance yang lebih tinggi, bisa digunakan di jalanan rusak sekalipun Yaris Heykers tetap masuk dalam kategori crossover seperti Yaris sebelumnya. Namun model ini memang berbeda bila dibandingkan hatchback kebanyakan. 

Tampilan eksterior New Yaris Heykers juga lebih sporty dan modern. Meliputi alloy wheel beraksen dual tone silver dan dark titanium. Kemudian tambahan desain berkesan sporty dan tangguh di overfender, roof rail, side protection moulding, sticker heykers, side skirt, rear spoiler, dan rear bumper. 

Dari sisi interior, tampilan New Yaris ini dilengkapi dengan advanced audio 7 inci full touchscreen, miracast/mirroring, internet, dan bluetooth (Heykers, TRD Sportivo, G) yang merupakan bagian dari konsep terbaru desain audio New Yaris.

Rabu, 26 April 2017

Gaya Gabungan Eropa Dan Jepang Pada Modifikasi Toyota Starlet 1995



Bosan dengan tampilan mobil yang itu-itu saja memang menjadi alasan kuat bagi seorang pemilik kendaraan roda empat. Hal ini pula yang menjadi dasar Yudi Permana, seorang pemilik Toyota Starlet lansiran 1995.

“Saya memang ingin tampilan yang berbeda, bosan juga euy lihat Starlet kebanyakan tampilannya ala Starlet GT," ujar Yudi Permana. Langsung saja, mobil kesayangan Yudi diserahkan kepada sebuah bengkel kepercayaannya di Bandung.

Sandy yang dipercayakan menggarap mobil Yudi pun langsung memborong segala pernik Starlet Gi yang beredar di Eropa dan Jepang ini. Dimulai dari bumper depan belakang, grill dan head lamp, stop lamp serta garnis belakang hingga jok berhasil ia dapatkan.

"Namun ada beberapa yang pakai parts GT juga, seperti kap mesinnya," bilang Sandy. Ia pun kemudian memasang satu persatu semua parts yang dibeli setelah dicat sewarna dengan bodi.

"Untuk over fender-nya dibuatkan replikanya Gi, karena enggak dapat yang aslinya," tutur pria berkaca mata ini. Supaya tampilan OEM makin kuat, mala pelek kaleng standar Corolla Twincam GTi ukuran 14 inci dipasang pada mobil ini bersamaan dengan center caps custom.

"Biarpun pelek kaleng, tapi pelek ini sudah susah loh nyarinya," seru Yudi. Sesuai dengan tema yang diusung yakni Starlet Gi, maka bagian mesin tak lupa di-swap menggunakan mesin 4E-FE yang merupakan mesin Starlet Gi.

Mesin dimodifikasi sedikit yakni dengan mengganti filter udara Apex’I, koil MSD Blasters dan oil catch tank D1 Spec. "Enak buat harian," tutur pemukim di kawasan Cibiru, Bandung.

Sedangkan untuk bagian interior, Yudi mengganti jok depan dengan jok bawaan Starlet Gi yang tampil lebih sporty bentuknya. Bahkan agar makin sempurna, door trim dan jok belakang juga di-retrim dengan bahan Starlet Gi agar sama.

Speedometer tak ketinggalan diganti dengan speedometer Starlet Gi. "Kalau Gi versi Eropa, corner lamp-nya bening dan pakai sein fender, Jepang enggak," jelas Sandy. Kenapa pilih Gi Eropa? "Lebih jarang aja dan itu tadi, enggak mainstream," kekeh Yudi.

Jumat, 21 April 2017

Gunakan Ring Ini Sebagai Solusi Oli Mesin Mobil Yang Sering Berkurang


Ketika ganti mobil, para pecinta otomotif tentu sudah sering memakai seal tape untuk dililitkan ke baut karter. Padahal cara ini dianggap cara yang kuno, justru menggunakan seal tape dianggap sebagai penyebab utama oli mesin berkurang. Sebaiknya Anda periksa area oli bawah mesin atau lantai di bawah mobil parkir, jika terdapat rembesan oli maka segera siapkan ring washer oli.

Apa sih sebenarnya ring washer itu?
Terbuat dari metal dengan diameter dalam bervariasi tergantung baut oli. Tahan panas baik rambatan metal atau oli,” terang Almus Hidayat, sales manager sebuah produk otomotif.

Kelebihan lain dari ring washer ini adalah tidak merusak alur baut karena tidak ikut berputar dengan baut. Hal inilah yang menghindarkan sumbatan di lubang karter oli.

Meskipun terlihat mulur, namun permukaan ring ini sebenarnya memiliki alur ketika dilihat menggunakan mikroskop. Alur ini berguna untuk mencengkeram baut dan permukaan karter. Ring washer ini tentu sangat berbeda dengan seal tape berwarna putih yang bisa merusak drat baut.

Selain itu, seal tape juga tidak menjamin kebocoran oli bisa diatasi dan bahan seal tape yang lemas tidak tahan panas. Bila terus dibiarkan maka bisa membuat jumlah oli berkurang secara signifikan dan berpotensi merusak mesin.

Nah, ring washer ini sudah biasa menjadi komponen standar bengkel resmi, sedangkan untuk bengkel umum masih belum menyediakan. Terlebih lagi, ring washer tidak dibuat di dalam negeri. Meski buatan luar negeri, ternyata harga komponen ini tidak mahal yakni hanya sekitar Rp. 5000 – 10.000.


Rabu, 12 April 2017

Toyota Astra Motor Merasa Senang dan Bersyukur atas Pencapaian Toyota di IIMS 2016




Ajang Indonesia International Motor Show 2016 telah sukses terselenggara, PT Toyota Astra Motor (TAM) pun memiliki beberapa hal  berkesan yang ingin diutarakan seputar IIMS yang berakhir minggu kemarin. Toyota Astra Motor merasa  puas dengan pencapaian yang telah diraih terutama untuk produk baru andalan mereka, Toyota Sienta, selama perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pada penutupan IIMS, Toyota menjuarai empat penghargaan dari beberapa kategori berbeda, yakni Anjungan Terbaik Luasan Lebih Dari 1.400 meter persegi, Best Buy Car lewat Sienta, Miss IIMS 2016 lewat Estherlita dan Miss Congeniality lewat Jessica Claudia. "Toyota berterima kasih kepada semua pihak khususnya pengunjung pameran yang telah mengunjungi Toyota Booth IIMS 2016 serta pihak penyelenggara," kata Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Rouli Sijabat. "Pelaksanaan selama 11 hari berjalan lancar dan memberikan hasil yang positif, khususnya bagi Toyota Sienta yang mendapat gelar Best Buy Car IIMS 2016," ujar Rouli.

Sienta yang menyabet gelar best buy car ini mencatat rekor SPK urutan kedua dengan jumlah SPK sebesar 611 sampai catatan Jumat (16/4) malam, Sienta berada dibawah kendaraan sejuta umat Toyota, yaitu Avanza yang mencapai jumlah SPK di urutan pertama sebesar 1.241 sampai Jumat malam. 

Dalam gelaran IIMS tersebut, TAM tak hanya memamerkan produk terbaru All New Sienta, TAM  juga menghadirkan 15 unit display produk Toyota lainnya baik berupa current product, dan dress-up. Produk-produk yang dihadirkan Toyota  di IIMS 2016  kemarin antara lain adalah Toyota Avanza, Kijang Innova, Fortuner, Rush TRD Ultimo, Alphard Hybrid, Toyota 86, dan HiAce. Dibawa juga lima unit dress-up dari produk Yaris, Hilux, AGYA,serta  Veloz.